Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

MAKALAH : Makanan dan Minuman Dari Buah buahan

     Makalah : Makanan dan Minuman Dari Buah buahan - Hallo adik adik semua pada kesempatan kali ini saya ingin memberikan materi berupa makalah yang membahas tentang makanan dan minuman dari buah buahan. materi ini saya buat karena ada permintaan dari adik adik yang bersekolah di jenjang SMP/MTs. Semoga Artikel/Makalah tentang Makanan dan minuman ini dapat bermanfaat untuk para pembaca dan adik adik untuk menyelesaikan tugas yang diberikan oleh guru di sekolah

Makalah : Makanan dan Minuman Dari Buah buahan


Disusun Oleh :
Materi Tugas Tugas


www.materitugastugas.com


KATA PENGANTAR

Puji syukur kepada Tuhan Yang Maha Esa, karena berkat karunia-Nya penulis mampu menyelesaikan makalah dengan judul “Pengolahan Makanan/Minuman dari buah buahan”. Makalah ini merupakan tugas yang diberikan oleh guru kepada penulis.
Melalui makalah yang berjudul “Pengolahan Makanan/Minuman dari buah buahan” ini yang diharapkan dapat menunjang nilai penyusun di dalam mata pelajaran ini. Selain itu, dengan hadirnya makalah ini dapat memberikan informasi yang dapat menjadi pengetahuan baru bagi pembacanya.
Pada kesempatan ini penulis juga mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang terlibat di dalam penulisan makalah “Pengolahan Makanan/Minuman dari buah buahan” ini.
Penulis menyadari bahwa, masih banyak kesalahan dan kekurangan di dalam penulisan makalah ini. Oleh karena itu, penulis mengharapkan kritik dan saran yang konstruktif untuk kesempurnaan makalah ini di masa yang akan datang. Semoga makalah ini dapat bermanfaat.


Penulis
DAFTAR ISI

Halaman Judul
Kata Pengantar
Daftar Isi
Pembahasan
A. Makanan dan Minuman 
B. Pengertian Buah Segar 
C. Karakteristik Buah
D. Macam macam Buahan 
E. Tipe Tipe Buah 
F. Keuntungan Makanan dan Minuman dari Buah-buahan 
G. Resep makanan atau Minuman dari Buah Buahan 
H. Kesimpulan 


PEMBAHASAN

A. Makanan dan Minuman
Makanan adalah zat yang dimakan oleh makhluk hidup untuk mendapatkan nutrisi yang kemudian diolah menjadi energi. Karbohidrat, lemak, protein, vitamin, dan mineral merupakan nutrien dalam makanan yang dibutuhkan oleh tubuh. Cairan yang dipakai untuk maksud ini sering disebut minuman, tetapi kata 'makanan' juga bisa dipakai. Makanan yang dikonsumsi oleh manusia disebut pangan, sedangkan makanan yang dikonsumsi oleh hewan disebut pakan.
Kualitas suatu makanan dapat dinilai dari energi makanan dan umur simpan yang dimilikinya. Konsumsi makanan secara tidak tepat atau tidak cukup akan menyebabkan malnutrisi, yang dapat berujung pada berbagai gangguan kesehatan. Selain itu, beberapa jenis makanan bisa memicu timbulnya alergi makanan saat dikonsumsi oleh individu yang sensitif. Bahan makanan diolah menjadi berbagai hidangan yang berbeda-beda dan menjadi ciri khas suatu kebudayaan atau penduduk di lokasi geografis tertentu. Makanan merupakan subjek yang dipelajari dalam berbagai ilmu, seperti ilmu pangan, ilmu gizi atau nutrisi, dan gastronomi.
Minuman umumnya menunjuk kepada cairan yang ditelan. Pada umumnya manusia mengonsumsi air putih yang bersih, jernih, dan steril sebagai minuman utama untuk dikonsumsi dan juga baik untuk kesehatan. Ada juga hidangan minuman yang beraneka ragam yang disajikan baik dalam acara-acara resmi, rihat atau break, ataupun acara santai, baik di rumah bersama keluarga maupun di pertemuan-pertemuan. Masing masing suku bangsa memiliki minuman khas masing-masing.
Minuman yang lazim disajikan antara lain: susu, teh, kopi, jus, cokelat, anggur (wine), vodka dan lain lain

B. Pengertian Buah
Buah adalah organ pada tumbuhan berbunga yang merupakan perkembangan lanjutan dari bakal buah (Ovarium). Buah biasanya membungkus dan melindungi biji. Aneka rupa dan bentuk buah tidak terlepas kaitannya dengan fungsi utama buah, yakni sebagai pemencar biji tumbuhan.
Buah seringkali memiliki nilai ekonomi sebagai bahan pangan maupun bahan baku industri karena di dalamnya disimpan berbagai macam produk metabolisme tumbuhan, mulai dari karbohidrat, protein, lemak, vitamin, mineral, alkaloid, hingga terpena dan terpenoid. Ilmu yang mempelajari segala hal tentang buah dinamakan pomologi.

Buah adalah pertumbuhan sempurna dari bakal buah (ovarium). Setiap bakal buah berisi satu atau lebih bakal biji (ovulum), yang masing-masing mengandung sel telur. Bakal biji itu dibuahi melalui suatu proses yang diawali oleh peristiwa penyerbukan, yakni berpindahnya serbuk sari dari kepala sari ke kepala putik. Setelah serbuk sari melekat di kepala putik, serbuk sari berkecambah dan isinya tumbuh menjadi buluh serbuk sari yang berisi sperma. Buluh ini terus tumbuh menembus tangkai putik menuju bakal biji, di mana terjadi persatuan antara sperma yang berasal dari serbuk sari dengan sel telur yang berdiam dalam bakal biji, membentuk zigot yang bersifat diploid. Pembuahan pada tumbuhan berbunga ini melibatkan baik plasmogami, yakni persatuan protoplasma sel telur dan sperma, dan kariogami, yakni persatuan inti sel keduanya.Setelah itu, zigot yang terbentuk mulai bertumbuh menjadi embrio (lembaga), bakal biji tumbuh menjadi biji, dan dinding bakal buah, yang disebut perikarp, tumbuh menjadi berdaging (pada buah batu atau drupa) atau membentuk lapisan pelindung yang kering dan keras (pada buah geluk atau nux). Sementara itu,[1] kelopak bunga (sepal), mahkota (petal), benang sari (stamen) dan putik (pistil) akan gugur atau bisa jadi bertahan sebagian hingga buah menjadi besar.[2] Pembentukan buah ini terus berlangsung hingga biji menjadi masak. Pada sebagian buah berbiji banyak, pertumbuhan daging buahnya umumnya sebanding dengan jumlah bakal biji yang terbuahi.Dinding buah, yang berasal dari perkembangan dinding bakal buah pada bunga, dikenal sebagai perikarp (pericarpium). Perikarp ini sering berkembang lebih jauh, sehingga dapat dibedakan atas dua lapisan atau lebih. Yang di bagian luar disebut dinding luar, eksokarp (exocarpium), atau epikarp (epicarpium); yang di dalam disebut dinding dalam atau endokarp (endocarpium); serta lapisan tengah (bisa beberapa lapis) yang disebut dinding tengah atau mesokarp (mesocarpium).
Pada sebagian buah, khususnya buah tunggal yang berasal dari bakal buah tenggelam, kadang-kadang bagian-bagian bunga yang lain (umpamanya tabung perhiasan bunga, kelopak, mahkota, atau benangsari) bersatu dengan bakal buah dan turut berkembang membentuk buah. Jika bagian-bagian itu merupakan bagian utama dari buah, maka buah itu lalu disebut buah semu. Itulah sebabnya menjadi penting untuk mempelajari struktur bunga, dalam kaitannya untuk memahami bagaimana suatu macam buah terbentuk.

C. Karakteristik Buah
Pada pembentukan buah, ada kalanya bagian bunga selain bakal buah ikut tumbuh dan merupakan suatu bagian buah. Bagian-bagian bunga yang terkadang tidak gugur, melainkan ikut tumbuh dan tinggal pada buah, biasanya tidak mengubah bentuk dan sifat buah itu sendiri, jadi tidak merupakan suatu bagian buah yang penting, misalnya :
1. Daun-daun pelindung. Pada jagung daun-daun bunga tidak gugur, dan kita kenal kemudian sebagai pembungkus tongkol jagung (klobot).
2. Daun-daun kelopak. Pada terong dan pada jambu , masih dapat kita lihat kelopak yang ikut merupakan bagian buah.
3. Tangkai kepala putik. Bagian ini sering tinggal pada buah, misalnya pada jagung, yang kita kenal sebagai rambut jagung, juga pada semua macam jambu, masih dapat kita lihat tangkai kepala putik di bagian ujung buah.
4. Kepala putik. Buah yang masih mendukung kepala putik ialah buah manggis, yang sekaligus pula dapat menunjukan jumlah daun buah dan jumlah ruangan dalam buah manggis tadi.
Buah yang semata-mata terbentuk dari bakal buah, atau paling banyak padanya terdapat sisa-sisa  bagian bunga yang lazimnya telah gugur itu, umumnya merupakan buah yang tidak terbungkus, jadi merupakan buah yang telanjang (fructus nudus). Buah ini juga dinamakan buah sejati atau buah sungguh. Bagian bunga ikut mengambil bagian dalam pembentukan buah. Bahkan seringkali merupakan bagian buah yang paling menarik perhatian. Buah yang demikian dinamakan buah palsu atau buah semu (fructus spurius). Pada buah semu, buah dinamakan Partenokarpi (parthenocarphy). Buah yang terjadinya dengan cara ini biasanya tidak mengandung biji, atau tidak ada bijinya, biji itu tidak mengandug lembaga, jadi bijinya tidak dapat dijadikan alat perkembangbiakan. Pembentukan buah dengan cara ini lazimnya kita dapati pada pohon pisang (Musa paradisiaca).

D. Macam Macam Buah
1. Buah Zaitun
Buah zaitun memiliki nama latinOlea europea L. Sedangkan dalam bahasa arabnya yaitu Zaitoon, dan dalam bahasa inggris yaitu dikenal dengan sebutan Olive. Pada umumnya, buah zaitun memiliki banyak manfaat diantara lain dapat memperkuat otot-otot tubuh, memperlambat efek penuaan, membersihkan darah, mengobati wasir, TBC, eksim, ginjal, mengurangi kebotakan dan bermanfaat pula bagi kecantikan yang biasa dikenal dalam bentuk minyak zaitun.
Selain dalam hal kecantikan, Minyak zaitun merupakan sumber penting bagi gizi manusia. Berbeda dengan mentega padat, minyak zaitun tidak meninggikan tingkat kolesterol di dalam darah; sebaliknya minyak ini tetap mengendalikannya. Karena itu, para dokter sangat menganjurkan pemakaian zaitun dalam hal masak-memasak. Sementara itu, apakah dalam keadaan panas atau dingin, minyak zaitun mengurangi jumlah asam pencernaan dan dengan demikian melindungi perut dari penyakit-penyakit radang usus dan sakit mag. Minyak zaitun juga membuat teraturnya gerakan kantong empedu.

2. Buah Anggur
Anggur merupakan salah satu tanaman yang dikenal umat manusia sejak lama.  Anggur sudah dikenal sejak masa Nabi Nuh as. Tanaman yang berbuah manis dan lezat itu tumbuh merambat ke atas, berlawanan arah dengan ujung kuncupnya, dan searah dengan penopang anggur. 
Buah anggur ini sangat baik untuk dimakan baik ketika masih segar ataupun sudah kering. Anggur merupakan buah yang mudah dicerna, dapat menggemukan, dan dapat menyuplai gizi yang yang cukup. Anggur hijau maupun merah memiliki khasiat yang sama, keduanya bisa dimanfaatkan untuk menjadi buah, makanan, minuman, maupun sebagai obat.Sebagai obat, anggur memiliki kandungan gizi yang sangat tinggi. Tahlbah mengungkapkan, anggur diyakini bisa mengobati batuk, memurnikan darah, membersihkan usus, pencernaan, bahkan bermanfaat untuk orang-orang yang terkena penyakit lambung. Tak hanya itu, anggur juga bisa dimanfaatkan bagi siapa saja yang henda melakukan diet (mengatur pola makanan).

3. Buah Pisang
Pisang merupakan tumbuhan terna raksasa, batang merupakan batang semu, permukaan batang terihat bekas pelepah daun. tumbuhan ini tidak bercabang, batangnya basah dan tidak mengandung lignin. pelepah daun pada tumbuhan ini menyelubungi batang. Daun pisang memiliki bentuk daun yang memanjang, yaitu bentuk memanjang namun juga agak lebar dibanding dengan bentuk lanset yaitu dengan perbandingan panjang dan lebarnya adalah 21/2-3 : 1 (Suyanti; 2008).
Pisang mengandung (68%) air, (25%) gula, (2%) protein, (1%), lemak dan minyak, (1%) serat Selulosa. Sebagaimana juga ia mengandung pati dan asam tanin, vitamin A (300 IU per seratus gram), vitamin B dengan berbagai jenisnya; B1, B2, B 6, dan 12 (100 mg per seratus gram), persentase yang cukup dari vitamin D, dan sedikit Vitamin Z. Dan pisang juga mengandung Kalsium (100 mg per seratus gram), Fosfor, Besi, Sodium, Kalium (potassium), Magnesium, dan Seng.

E. Tipe-Tipe Buah
Buah pada umumnya dibedakan dalam dua golongan, yaitu :
Buah semu atau buah tertutup, yaitu jika buah itu terbentuk dari bakal buah beserta bagian-bagian lain pada bunga itu, yang malahan menjadi bagian utama buah ini (lebih besar, lebih menarik perhatian, dan seringkali merupakan bagian buah yang bermanfaat, dan dapat dimakan), sedangkan buah yang sesungguhnya tersembunyi.
Buah sungguh atau buah telanjang, yang melulu terjadi dari bakal buah. Dan jika ada bagian bunga lainnya yang masih tinggal bagian ini tidak merupakan bagian yang berarti.

Buah terdiri atas biji dan badan yang menyelubungi biji kulit badan disebut dinding buah (Pericarpium) dapat dibedakan menjadi, dinding luar (Exocarpium), dinding dalam (Endocarpium) dan tengah (Mesocarpium). Susunan buah berkaitan erat dengan cara pemencaran biji. Pemencaran buah ada yang memerlukan perlindungan, misalnya buah nyamplung dan ada pemencaran tanpa bantuan. Factor luar yaitu :
Hevea, Ricinus Communis
Pemencaran oleh binatang (Zookari) dan oleh manusia (antropokari)
Pemencaran oleh angin (anemokori)
Pemencaran oleh air (hidrokori)

1. Penggolongan Buah Semu
Buah semu dapat dibadakan dalam :
Buah semu tunggal, yaitu buah semu yang terjadi dari satu bunga dengan satu bakal buah. Pada buah ini selain bakal buah ada bagian lain bunga yang ikut membentuk buah. Misalnya: tangkai bunga pada buah jambu monyet (Anacardium ocidentale) dan kelopak bunga pada buah ciplukan (Physalis  minima).
Buah semu ganda, ialah jika pada satu bunga terdapat lebih daripada satu bakal buah yang bebas satu sama lain. Dan kemudian , masing-masing dapat tumbuh menjadi buah. Tetapi disamping itu ada bagian lain pada bunga tadi yang ikut tumbuh, dan merupakan bagian buah yang mencolok (dan seringkali yang berguna), misalnya buah arbe ( fragraria vesca).
Buah semu majemuk, ialah buah semu yang terjadi dari bunga majemuk, tetapi selurunya dari luar tampak seperti satu buah saja, misalnya buah nangka (Artocarpus integra Merr), yang terjadi di ibu tangkai bunga yang tebal dan berdaging, beserta daun-daun tenda bunga yang pada ujungnya berlekatan satu sam lain, hingga merupakan kulit buah semu ini. Buah beringin (Ficus benyamina) adalah buah semu majemuk yang terjadi dari dasar bunga bersama yang terbentuk sperti priuk atau bulat dengan buah-buah yang sesungguhnya di sebelah dalamnya.

2. Penggolongan Buah Sungguh (Buah Sejati)
Buah sejati tunggal, ialah buah sejati yang terjadi dari satu bunga dengan satu bakal buah saja. Buah ini dapat berisi satu biji atau lebih, dapat pula tersusun dari satu atau banyak daun buah dengan satu atau banyak ruangan, misalnya buah mangga (Mangifera indica) yang mempunyai satu ruang dengan satu biji.[6] Buah tunggal juga dapat dibedakan dalam :
1) Buah sejati tunggal berdaging (carnosus), Contohnya : buah Mentimun
2) Buah sejati tunggal kering (siccus), Contohnya buah Padi (Caryopsis). 

F. Keuntungan Makanan dan minuman dari Buah-buahan
Semua buah mengandung nutrisi yang diperlukan tubuh. Nutrisi yang terkandung di dalamnya membuat manfaat buah untuk kesehatan tidak diragukan lagi. Kandungan nutrisinya menjaga tubuh tetap sehat, juga melindungi tubuh dari kerusakan akibat zat kimia yang masuk dan menyebabkan gangguan.
Buah-buahan diketahui memiliki kadar lemak dan gula yang rendah, buah juga sumber serat terbaik yang bermanfaat bagi kesehatan pencernaan. Mengonsumsi buah-buahan setiap hari merupakan cara diet yang baik, selain juga dapat menunjang gaya hidup sehat.
Berikut beberapa manfaat buah bagi kesehatan tubuh:
Mencegah obesitas dan menjaga berat badan yang ideal.
Menurunkan kadar kolesterol.
Menurunkan tekanan darah.
Menurunkan risiko penyakit, seperti diabetes tipe 2, stroke, penyakit jantung, kanker dan hipertensi.
Kandungan serat pada buah membantu mencegah dan mengatasi masalah pencernaan, seperti sembelit.
Menjaga kesehatan mata dan mencegah penyakit mata terkait penuaan, katarak, dan degenerasi makula.

Agar mendapatkan manfaat buah untuk kesehatan secara maksimal, konsumsilah buah-buahan dalam porsi yang benar. Badan Kesehatan Dunia atau World Health Organization (WHO) merekomendasikan 5 porsi atau sekitar 400 gram buah dan sayuran setiap hari. Dengan mengonsumsi lima porsi buah dan sayuran, bisa menurunkan risiko penyakit jantung, stroke, dan juga kanker.
Anda bisa mengonsumsinya dalam berbagai jenis, seperti dalam bentuk segar, beku, kalengan, kering, atau dalam bentuk jus. Pasalnya, tidak ada satu jenis buah atau sayuran yang mengandung semua nutrisi lengkap yang dibutuhkan tubuh. Jadi, Anda disarankan untuk mengonsumsi beragam buah dan sayuran yang berbeda setiap harinya. Dengan begitu, Anda bisa mendapatkan kombinasi nutrisi yang berbeda dari setiap buah dan sayuran yang dikonsumsi.
G. Resep Makanan atau minuman Dari Buah Buahan

Popsicle Buah Segar

Bahan-bahan :
1 Buah Kiwi
2 potong besar nans
3 potong semangka

Cara membuat :
1. Blender satu persatu buah kiwi, nanas, dan semangka
2. Yang pertama tuangkan jus buah kiwi ke dalama wadah popsicle, masukkan ke dalam freezer diamkan beberapa saat hingga sedikit beku
3. Masukkan kembali jus buah nanas, kemudian masukkan ke dalam freezer 
4. Yang terakhir masukan jus semangka kemudia masukkan ke dalam freezer tunggu hingga beku. popsicle buah segar siap di santap ketika sedang panas. Segar!

H. Kesimpulan
     Buah adalah organ pada tumbuhan berbunga yang merupakan perkembangan lanjutan dari bakal buah (ovarium). Buah biasanya membungkus dan melindungi biji. Aneka rupa dan bentuk buah tidak terlepas kaitannya dengan fungsi utama buah, yakni sebagai pemencar biji tumbuhan.
Pengertian buah dalam lingkup pertanian (hortikultura) atau pangan adalah lebih luas daripada pengertian buah di atas dan biasanya disebut sebagai buah-buahan. Buah dalam pengertian ini tidak terbatas yang terbentuk dari bakal buah, melainkan dapat pula berasal dari perkembangan organ yang lain. Karena itu, untuk membedakannya, buah yang sesuai menurut pengertian botani biasa disebut buah sejati.
Buah seringkali memiliki nilai ekonomi sebagai bahan pangan maupun bahan baku industri karena di dalamnya disimpan berbagai macam produk metabolisme tumbuhan, mulai dari karbohidrat, protein, lemak, vitamin, mineral, alkaloid, hingga terpena dan terpenoid. Ilmu yang mempelajari segala hal tentang buah dinamakan pomologi.
Demikianlah pembahasan makalah ini yang dapat kami sampaikan. Penulis mengakui kalau didalam pembuatan dan penulisan makalah ini masih banyak sekali kesalahan dan kekurangan. Maka dari itu, penulis mengharapkan sekali kritik dan saran yang membangun dari para pembaca guna untuk menjadi masukan dari penulis agar selanjutnya bisa menjadi lebih baik lagi. Terima kasih atas perhatiannya.

Dwi Oni
Dwi Oni Hallo, Nama Saya Oni Dwi Junaedi, Saya Blogger Asal Pemalang. Saya memulai kegiatan Bloger sejak tahun 2018. Semoga Blog ini dapat terus berkembang.

Post a Comment for "MAKALAH : Makanan dan Minuman Dari Buah buahan"